![]() |
| Mahfud Reyadi : Selama Bulan Ramadhan Didik Anak Kita Kisah Teladan Nabi | Kasi-kabar |
Sumenep – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Ketua Pimpinan Daerah Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) Kabupaten Sumenep, Mahfud, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan momentum bulan mulia ini sebagai sarana penguatan spiritualitas dan literasi keluarga.
Dalam keterangannya, Mahfud menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ibadah ritual dan penguatan ikatan sosial (ukhuwah). Ia berharap Ramadan tahun ini menjadi titik balik bagi masyarakat Sumenep untuk lebih meningkatkan ketakwaan.
"Mari kita sambut Ramadan dengan hati yang bersih. Tingkatkan ibadah, perkuat ukhuwah Islamiyah, dan asah ketaqwaan kita dalam setiap langkah di bulan suci ini," ujar Mahfud.
"Mahfud memberikan perhatian khusus pada pola asuh anak selama bulan puasa. Ia mengimbau para orang tua untuk lebih proaktif membimbing buah hati mereka dengan bacaan-bacaan yang bernuansa Islamiyah.
Menurutnya, memperkenalkan kisah-kisah teladan nabi, sejarah Islam, serta nilai-nilai akhlak melalui buku bacaan dapat membentuk karakter anak sejak dini.
"Bimbinglah anak-anak kita dengan literasi yang bermanfaat. Bacaan Islamiyah tidak hanya memberikan ilmu, tapi juga menanamkan nilai moral yang kuat di tengah gempuran arus informasi saat ini," tambahnya.
Perangi Adiksi Smartphone dengan Buku, karena satu tantangan terbesar orang tua masa kini adalah tingginya ketergantungan anak terhadap gawai (smartphone). Mahfud melihat Ramadan sebagai momen yang tepat untuk melakukan "detoks digital" bagi anak-anak.
Ia mengajak para orang tua untuk mengalihkan perhatian anak dari layar ponsel ke lembaran buku. Langkah ini dinilai jauh lebih bermakna untuk mengisi waktu luang saat menunggu berbuka puasa (ngabuburit).
"Ayok, kita ajak anak-anak kembali membaca buku. Ini adalah upaya nyata kita untuk mengurangi ketergantungan mereka pada smartphone. Dengan membaca, waktu mereka menjadi lebih berkualitas dan kegiatan Ramadan pun menjadi lebih bermakna," tegas Mahfud.
Melalui gerakan literasi yang digalakkan FTBM Sumenep, diharapkan masyarakat dapat menciptakan lingkungan rumah yang edukatif, religius, dan hangat sepanjang bulan Ramadan.(*)
