Sempat Diduga Ritual Sesat, Misteri Pembongkaran Makam di Brebes Ternyata Aksi ODGJ

Kondisi makam Toniah warga Desa Grinting, Bulakamba, Brebes, yang dibongkar oleh pria ODGJ warga setempat. Diunggah Jumat (26/6/2026).

Misteri pembongkaran makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, akhirnya terungkap. Peristiwa yang sempat menggegerkan warga dan memicu dugaan adanya ritual aliran sesat tersebut ternyata dilakukan oleh seorang pria paruh baya yang mengalami gangguan jiwa.

Aksi pembongkaran ini menimpa makam Toniah (56), seorang warga setempat yang telah meninggal dunia sekitar dua bulan lalu. Kepala Desa Grinting, Suhartono, menegaskan bahwa almarhumah semasa hidupnya merupakan warga biasa dan tidak ada hal ganjil yang melatarbelakangi kejadian tersebut.

pembongkaran makam ini terjadi hingga dua kali berturut-turut. Warga pertama kali menemukan makam dalam kondisi berlubang bekas digali pada Rabu (24/6/2026) pagi. Kejadian serupa kembali terulang di makam yang sama pada Kamis (25/6/2026).

"Rabu pagi pertama ditemukan kondisi berlubang dengan bekas galian. Kemudian hari (Kamis) juga ada bekas penggalian baru," ujar Wiryono (52), salah seorang warga setempat.

Karena terjadi dua kali, warga sempat mencurigai adanya praktik aliran sesat yang mengincar tali kafan jenazah. Keresahan ini kemudian dilaporkan kepada pihak desa dan Kepolisian Sektor (Polsek) Bulakamba.

Pelaku Tertangkap Basah

Misteri ini pecah ketika pelaku kedapatan hendak mengulangi aksinya untuk ketiga kali pada Kamis (25/6/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Warga dan aparat kepolisian yang sedang melakukan penjagaan ketat di area pemakaman berhasil menangkap basah pelaku saat tengah menggali makam.

"Pada malam harinya, pelaku berhasil diamankan saat kembali melakukan penggalian makam," kata Kapolsek Bulakamba, AKP Afandi, Jumat (26/6/2026).

Pelaku diketahui merupakan seorang pria berinisial HP (33). Setelah diamankan dan dibawa ke Mapolsek Bulakamba, terungkap bahwa aksi nekat HP tidak berkaitan dengan pesugihan atau aliran sesat.

Dipastikan Alami Gangguan Jiwa

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal polisi dan keterangan pihak keluarga, HP dipastikan merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

"Hal itu juga diperkuat dengan adanya surat kontrol pemeriksaan dari Klinik Kesehatan Jiwa RS Mitra Siaga Tegal," jelas AKP Afandi.

Mengingat kondisi kejiwaannya, Polsek Bulakamba akhirnya menyerahkan kembali HP kepada pihak keluarga. Proses penyerahan ini disertai dengan pembuatan surat pernyataan resmi oleh ayah kandung pelaku dan disaksikan Pemerintah Desa Grinting. 

Pihak keluarga menyatakan sanggup untuk menjaga, merawat, serta mengobati HP agar insiden yang meresahkan masyarakat ini tidak terulang kembali.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Sempat Diduga Ritual Sesat, Misteri Pembongkaran Makam di Brebes Ternyata Aksi ODGJ
  • Sempat Diduga Ritual Sesat, Misteri Pembongkaran Makam di Brebes Ternyata Aksi ODGJ
  • Sempat Diduga Ritual Sesat, Misteri Pembongkaran Makam di Brebes Ternyata Aksi ODGJ
  • Sempat Diduga Ritual Sesat, Misteri Pembongkaran Makam di Brebes Ternyata Aksi ODGJ
  • Sempat Diduga Ritual Sesat, Misteri Pembongkaran Makam di Brebes Ternyata Aksi ODGJ
  • Sempat Diduga Ritual Sesat, Misteri Pembongkaran Makam di Brebes Ternyata Aksi ODGJ