Gunung Anak Krakatau Siaga, Wisatawan Anyer Siaga Satu
![]() |
| Mitigasi Bencana: Wisatawan Pantai Anyer Diimbau Waspada Imbas Status Siaga Gunung Anak Krakatau-Foto Beritasatu |
Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih berstatus siaga (level III) membuat aparat mengimbau wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan saat berlibur di kawasan Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten, pada masa libur sekolah dan akhir pekan.
Meski status Gunung Anak Krakatau masih berada di level III, kawasan wisata Pantai Anyer tetap dipadati pengunjung dari berbagai daerah, baik dari Banten maupun luar provinsi. Mayoritas wisatawan memanfaatkan momen libur untuk berenang, bermain di tepi pantai, dan menikmati suasana pesisir Selat Sunda bersama keluarga.
Petugas mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Wisatawan juga diminta mematuhi seluruh arahan petugas yang berjaga di kawasan pantai apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat.
Kasat Pam Obvit Polres Cilegon, Ipda Yogie Faisal, mengimbau seluruh pengunjung agar mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di kawasan wisata.
"Kami mengimbau seluruh wisatawan untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, tidak mengabaikan arahan petugas, serta segera mengikuti prosedur evakuasi apabila terjadi kondisi yang berpotensi membahayakan," kata Ipda Yogie Faisal.
Menurut pantauan di lapangan, jumlah wisatawan di sejumlah pantai di kawasan Anyer terus meningkat sejak Jumat (3/7/2026), seiring dimulainya puncak libur sekolah. Arus kunjungan masih tinggi hingga Minggu (5/7/2026), dengan pengunjung yang didominasi keluarga dan rombongan wisatawan dari Jabodetabek.
Selain menikmati panorama pantai, wisatawan diimbau tidak beraktivitas di area yang berpotensi membahayakan serta selalu memperhatikan informasi dan peringatan yang disampaikan petugas di lokasi wisata.
Sementara itu, berdasarkan data Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau, aktivitas gunung api tersebut masih didominasi hembusan asap atau uap dari kawah disertai tremor yang terjadi secara terus-menerus. Hingga saat ini, status Gunung Anak Krakatau masih berada pada level III (siaga).
Masyarakat dan wisatawan juga diminta mengikuti rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), termasuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.
Petugas mengingatkan masyarakat agar hanya mengakses informasi dari sumber resmi, seperti PVMBG, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), maupun aparat keamanan. Warga juga diimbau tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah tingginya kunjungan wisata selama musim libur sekolah.(*)
