Lewat Pameran Foto Toba Heritage, Ekonomi dan Wisata Danau Toba Kian Diperkuat
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menilai pameran fotografi Toba Heritage berpotensi memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus meningkatkan nilai ekonomi kawasan Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut) melalui promosi budaya dan pariwisata berbasis karya visual.
Riefky dalam keterangan yang diterima, Senin, mengatakan subsektor fotografi tidak hanya menjadi media ekspresi seni, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah ekonomi dengan memperkuat citra destinasi wisata, menarik kunjungan wisatawan, serta membuka peluang usaha bagi pelaku ekonomi kreatif di daerah.
"Sumut adalah salah satu wilayah prioritas pengembangan ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar didukung kekuatan budaya, talenta kreatif, dan pemandangan alam kelas dunia, seperti Danau Toba. Dalam konteks itu, fotografi bukan hanya medium ekspresi tetapi juga berperan memperkuat promosi kunjungan turis, membangun narasi daerah, dan menciptakan nilai tambah ekonomi," ujarnya.
Pameran Toba Heritage berlangsung sejak 10 Juni hingga 10 Agustus 2026 di Huta Art Space dengan tema Rekonstruksi Visual tentang Warisan. Sebanyak 47 karya dari 10 fotografer ditampilkan untuk mendokumentasikan kekayaan budaya, kehidupan masyarakat, arsitektur tradisional, hingga lanskap Danau Toba sebagai warisan yang memiliki nilai ekonomi dan budaya.
Riefky berharap pameran tersebut mampu menjadi ruang apresiasi bagi fotografer sekaligus memperluas promosi Danau Toba di tingkat nasional maupun internasional.
Pendiri Huta Art Space sekaligus fotografer profesional, Edward Tigor Siahaan, mengatakan pameran ini dirancang untuk membangun ekosistem fotografi yang berkelanjutan melalui kurasi Darwis Triadi dan kolaborasi dengan Komunitas Fotografer Danau Toba (KFDT).
"Toba Heritage bukan sekadar pameran fotografi, tetapi menjadi ruang temu bagi para fotografer lokal untuk bertumbuh, saling belajar, dan memperkenalkan kekayaan warisan Danau Toba kepada masyarakat yang lebih luas. Kehadiran Menteri Ekraf menjadi dukungan moral yang sangat berarti bagi komunitas kreatif kami untuk terus berkarya," kata Edward.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Ekraf juga mengunjungi Piltik Coffee untuk memperkuat sinergi dengan pelaku subsektor kuliner. Penguatan ruang kreatif dan peningkatan kapasitas talenta dinilai menjadi langkah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif nasional sekaligus memperbesar dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.
Sumber | Antara
