Kisah Inspiratif Perempuan Cantik Asal Pamekasan Hidup Mandiri
![]() |
| Foto Iis Saat Nge gym |
Kasi-kabar.com – Mandiri secara finansial sering kali diartikan sebagai kemampuan untuk membeli apa pun sendiri atau bepergian ke mana pun tanpa bergantung pada orang lain. Namun, bagi seorang wanita berparas cantik asal Pamekasan kelahiran 1987 ini, kemandirian sejati justru berakar dari sesuatu yang lebih mendalam, yaitu pola pikir (mindset).
Menjadi seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) tidak pernah menjadi batasan baginya untuk terus berkembang dan produktif. Di tengah kesibukan mengurus domestik, ia berhasil membuktikan bahwa dedikasi terhadap keluarga dan kemandirian ekonomi bisa berjalan beriringan secara harmonis.
"Wanita cantik dengan Sapaan I'is Aku cuma ibu rumah tangga, tapi alhamdulillah punya penghasilan sendiri meski sedikit dengan jualan skincare," ungkapnya merendah saat berbincang hangat dengan tim Kasi-kabar.com.
Bagi wanita berusia 39 tahun ini, nilai dari penghasilan tersebut bukan sekadar angka, melainkan simbol dari sebuah proses belajar, keberanian, dan cara pandang yang matang dalam melihat peluang.
Melihat aktivitas kesehariannya, ia adalah potret nyata dari perempuan modern yang tahu cara menyeimbangkan hidup. Hari-harinya diisi dengan rutinitas yang produktif sekaligus menutrisi jiwa dan raga.
Selain menyelesaikan tugas-tugas rumah tangga yang tak pernah ada habisnya, ia tetap konsisten meluangkan waktu untuk berolahraga demi menjaga kebugaran. Tidak hanya kesehatan fisik, aspek spiritual dan sosialnya pun terjaga dengan baik lewat kegiatan pengajian rutin bersama teman-temannya.
Di sela-sela padatnya agenda tersebut, ia mengelola bisnis skincare-nya dengan penuh ketekunan.
"Aktivitas sehari-hari ya seperti ini; rumah tangga, olahraga, pengajian juga sama temen-temen, dan jualan skincare. Melayani COD (Cash on Delivery) ataupun melayani teman-teman yang langsung ngorder ke rumah," ceritanya sambil tersenyum.
Langkah kecil yang diambilnya lewat bisnis kecantikan ini membawa pesan kuat bagi seluruh perempuan, khususnya di wilayah Sumenep. Bahwa menjadi ibu rumah tangga bukanlah akhir dari ruang gerak untuk berdaya.
Melalui bisnis skincare yang dijalankannya, ia tidak hanya merawat kecantikan fisik para pelanggannya, tetapi juga menyebarkan energi positif tentang pentingnya seorang wanita memiliki pola pikir yang mandiri dan berwawasan luas.
Kisah ini menjadi bukti bahwa dari sudut rumah sekalipun, seorang perempuan mampu menciptakan perubahan positif, mandiri secara finansial, sekaligus tetap menjadi pilar utama bagi keluarganya. (KK/Red)

