Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rodri Sebut Spanyol Kurang Tajam meski Sukses Gusur Portugal

Gelandang Timnas Spanyol Rodri menilai timnya masih memiliki banyak ruang untuk berkembang setelah berhasil melaju ke perempat final Piala Dunia 2026


Gelandang Timnas Spanyol, Rodri, menilai timnya masih memiliki banyak ruang untuk berkembang meski berhasil melaju ke perempat final Piala Dunia 2026. Spanyol memastikan tiket ke delapan besar setelah mengalahkan Portugal pada babak 16 besar di Dallas, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB.

Gol tunggal kemenangan La Furia Roja dicetak Mikel Merino pada periode tambahan waktu babak kedua. Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri langkah Portugal yang diperkuat pemain-pemain seperti Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes, Ruben Dias, dan Matheus Nunes.

Sepanjang turnamen, Spanyol tampil impresif dengan belum sekali pun kebobolan dalam lima pertandingan yang telah dijalani menuju perempat final. Rodri, yang terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan, kembali menunjukkan peran pentingnya di lini tengah.

Peraih penghargaan Pemain Terbaik UEFA Euro 2024 sekaligus pemenang Ballon d'Or itu juga menjadi pemain dengan jumlah operan terbanyak di Piala Dunia 2026. Hingga babak 16 besar, Rodri telah mencatatkan 526 operan sukses, unggul jauh dari rekan setimnya, Pau Cubarsí, yang mengoleksi 441 operan.

Meski puas dengan kemenangan atas Portugal, Rodri menegaskan Spanyol belum menampilkan permainan terbaiknya. Ia berharap timnya tampil lebih tajam saat menghadapi Belgia pada babak perempat final.

Menurutnya, pertandingan melawan Portugal ditentukan oleh detail-detail kecil yang berhasil dimanfaatkan Spanyol. Rodri mengatakan fokus utama tim saat ini adalah memulihkan kondisi sekaligus memperbaiki performa.

"Peluang pertama yang benar-benar kami ciptakan sepanjang pertandingan berujung gol Merino ketika kami berhasil masuk ke area berbahaya. Itu menjadi pelajaran untuk pertandingan berikutnya. Kami harus lebih tajam karena kami bisa memberikan ancaman yang jauh lebih besar,” katanya.

Rodri menilai Spanyol masih terlalu lama menguasai bola ketika memasuki sepertiga akhir lapangan. Akibatnya, sejumlah peluang yang tercipta belum dapat dikonversi menjadi gol.

"Dalam sepak bola modern, permainan di sepertiga akhir lapangan harus lebih cepat. Saat kami berhasil melewati garis pertahanan lawan, kami terkadang masih mengambil satu sentuhan tambahan. Kami harus lebih cepat berbalik dan menemukan pemain di lini depan. Itulah yang akhirnya menghasilkan gol,” ujarnya.

Selain mengapresiasi kualitas lini serang, Rodri menilai catatan luar biasa Spanyol yang belum kebobolan hingga perempat final merupakan hasil kerja keras seluruh pemain. Menurutnya, keberhasilan menjaga gawang tetap steril bukan hanya karena lini belakang, tetapi juga disiplin seluruh tim saat menyerang maupun bertahan.

Spanyol kini menjadi tim pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mencatat enam clean sheet secara beruntun. La Roja juga telah menjaga gawangnya tidak kebobolan selama 609 menit dan akan menghadapi Belgia pada babak perempat final dengan ambisi mempertahankan rekor impresif tersebut.(*)

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Rodri Sebut Spanyol Kurang Tajam meski Sukses Gusur Portugal
  • Rodri Sebut Spanyol Kurang Tajam meski Sukses Gusur Portugal
  • Rodri Sebut Spanyol Kurang Tajam meski Sukses Gusur Portugal
  • Rodri Sebut Spanyol Kurang Tajam meski Sukses Gusur Portugal
  • Rodri Sebut Spanyol Kurang Tajam meski Sukses Gusur Portugal
  • Rodri Sebut Spanyol Kurang Tajam meski Sukses Gusur Portugal