PD TBM Sumenep Ikut Prihatin, Oknum Guru SD di Sumenep Dilaporkan ke Polisi
![]() |
| Sebelah Kiri Ketua PD Forum TBM Sumenep,Mahfud Reyadi, Bersma Maman Suherman Yang di Akrab di sapa kang Maman, Penulis di Gramedia dan juga Kompas.com/photo Mahfud reyadi |
SUMENEP — Dunia pendidikan kembali dicoreng oleh tindakan tak terpuji oknum pendidik. Seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, terpaksa dilaporkan ke pihak kepolisian setelah diduga melakukan penganiayaan berat terhadap ayah kandungnya sendiri. Akibat kejadian tersebut, korban harus dilarikan dan mendapatkan perawatan medis secara intensif di rumah sakit.
Peristiwa ini memicu keprihatinan mendalam dari berbagai pihak, salah satunya Pegiat Literasi Kabupaten Sumenep. Ketua PD Forum TBM Kabupaten Sumenep, Mahfud Reyadi, menyayangkan tindakan anarkis yang dilakukan oleh sosok yang seharusnya menjadi teladan masyarakat tersebut.
"Kami sebagai pegiat literasi di Kabupaten Sumenep sangat menyayangkan kejadian ini. Sebagai pemangku pendidikan, setidaknya kita bisa memberikan dan menggambarkan contoh tata cara serta akhlak yang baik kepada anak didik. Jika hal seperti ini terjadi, tentu sangat mencoreng dunia pendidikan kita," tegas Mahfud Reyadi.
Lebih lanjut, Mahfud mengajak seluruh elemen masyarakat dan tenaga pendidik untuk saling mengedukasi dan memperkuat ikhtiar dalam mengamalkan ilmu di kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan bahwa setiap tindakan buruk hanya akan mendatangkan penyesalan di kemudian hari.
"Ayo kuatkan ikhtiar kita untuk mengamalkan ilmu. Jangan sampai hal serupa terjadi lagi pada tenaga pendidik lainnya. Setiap perbuatan pasti akan terasa ruginya kelak di kemudian hari," pungkasnya.
Kasus penganiayaan ini kini telah ditangani oleh aparat kepolisian setempat untuk penyelidikan lebih lanjut.(*)
