Gambar Banner
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pembelajaran Jarak Jauh, Pihak Sekolah Rakyat Ponorogo Buka Suara

Situasi di Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo sepi karena siswa mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ). (Foto: dok.pemkab)

PONOROGO - Siswa sekolah rakyat (SR) terintegrasi 5 Ponorogo seluruhnya belum kembali ke sekolah usai libur kenaikan kelas. Mereka kini masih berada di rumah masing-masing sembari mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) hingga 31 Juli mendatang.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo, Devit Tri Candrawati mengatakan, sebagaimana surat resmi dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI, kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah pada awal tahun ajaran baru ini berlangsung mulai awal Agustus mendatang. Itu agar bersamaan dengan jadwal masuk siswa baru di sekolah rakyat permanen pada tahun ajaran baru 2026/2027.

"Jadi siswa yang ada di sekolah rakyat rintisan diaktifkan kembali atau masuk kembali setelah 31 Juli. Selama di rumah mereka tidak libur, tidak diperpanjang masa liburnya tapi belajar dari rumah dengan metode PJJ sejak 13 Juli hingga 31 Juli," ujarnya kepada RRI, kemarin.

Ia tak memungkiri ada kendala yang dialami selama PJJ berlangsung. Di antaranya, ada sebagian orang tua siswa yang tidak memiliki handphone (Hp) atau sarana prasarana memadai untuk menunjang pembelajaran.

Metode PJJ yang diterapkan, di antaranya menggunakan zoom meeting, chat audio maupun video call berkelompok.

"Itu pun jam belajarnya sama seperti yang kita terapkan di sekolah. Masuknya jam 07.30 WIB mulai jam pelajaran pertama, berlanjut sampai jam 15.30 untuk siswa SMA, jam 15.00 WIB untuk siswa SMP dan jam 14.30 untuk siswa SD," bebernya.

Untuk itu pihaknya menugaskan wali asuh dan wali asrama melakukan pemantauan dan pendampingan sekaligus memastikan siswa SR benar-benar mengikuti PJJ sesuai jadwal yang ditentukan. Tak hanya itu mereka juga diminta bekerjasama dengan pendamping program keluarga harapan (PKH) untuk memfasilitasi alat komunikasi demi kelancaran PJJ.

"Kami sebar mereka untuk memantau dan memastikan bahwa anak-anak mengikuti PJJ. Memang tidak semua bisa mengikuti secara maksimal karena keterbatasan alat, maka kami sampaikan kepada wali asuh dan wali asrama untuk bekerjasama dengan pendamping PKH dalam rangka memfasilitasi hal tersebut. Bisa menggunakan gawainya pendamping PKH untuk mengikuti PJJ dari rumah," ungkapnya.

Sesuai jadwal, siswa SR terintegrasi 5 Ponorogo kembali ke asrama pada 1 Agustus. Esoknya mereka bersama-sama membersihkan asrama, dan lingkungan sekolah. Dengan demikian, siswa kembali aktif ke sekolah pada Senin, 3 Agustus mendatang.(Red)

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Pembelajaran Jarak Jauh, Pihak Sekolah Rakyat Ponorogo Buka Suara
  • Pembelajaran Jarak Jauh, Pihak Sekolah Rakyat Ponorogo Buka Suara
  • Pembelajaran Jarak Jauh, Pihak Sekolah Rakyat Ponorogo Buka Suara
  • Pembelajaran Jarak Jauh, Pihak Sekolah Rakyat Ponorogo Buka Suara
  • Pembelajaran Jarak Jauh, Pihak Sekolah Rakyat Ponorogo Buka Suara
  • Pembelajaran Jarak Jauh, Pihak Sekolah Rakyat Ponorogo Buka Suara
Gambar Banner
Gambar Banner