Marbot Krian Belajar smart farming, Siapkan Gerakan Kebun Masjid
![]() |
| Tim Marbot Masjid Manarul Iman Krian berharap Gerakan Kebun Masjid menjadi ruang belajar bersama |
SIDOARJO - Tim Marbot Masjid Manarul Iman Krian bersama Moh Makrus Sahlan, Founder Jelajah Selindu sekaligus Pegiat Literasi Jawa Timur, melakukan kunjungan edukatif ke Sedesa Farm, kawasan Integrated Farming berbasis Internet of Things (IoT).
Kunjungan ini menjadi langkah awal membangun Gerakan Kebun Masjid, sebuah program yang mengintegrasikan penghijauan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan masyarakat berbasis masjid. Peserta mempelajari sistem pertanian terpadu, mulai dari teknik budidaya hingga pemanfaatan teknologi IoT dalam pengelolaan kebun.
Moh Makrus Sahlan mengatakan, masjid memiliki potensi besar menjadi pusat pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat.
"Ketahanan pangan dapat dimulai dari masjid ketika masyarakat mau belajar, mencoba, dan berkolaborasi. Literasi bukan hanya membaca buku, tetapi juga keberanian mempraktikkan ilmu untuk menjawab kebutuhan di sekitar."
Pemilik Sedesa Farm, Kurniawan Adi Prastyo, mengapresiasi semangat peserta selama kegiatan berlangsung.
"Semangat belajar peserta sangat luar biasa. Semoga ilmu yang diperoleh dapat dikembangkan dan diterapkan di lingkungan masjid maupun masyarakat."
Dua peserta, Hamid Sungkowo dan Suyatno, mengaku kunjungan tersebut memberikan wawasan baru tentang pertanian. Hamid berharap ilmu yang diperoleh dapat segera diterapkan di kebun masjid, sedangkan Suyatno mengajak masyarakat memanfaatkan lahan yang ada untuk menanam sayur dan buah.
"Ternyata segala sesuatu ada ilmunya. Semoga gerakan menanam ini mampu mewujudkan lingkungan yang hijau, asri, dan bermanfaat."
Melalui kunjungan ini, Tim Marbot Masjid Manarul Iman Krian berharap Gerakan Kebun Masjid menjadi ruang belajar bersama yang mendorong lahirnya masyarakat yang mandiri, peduli lingkungan, dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan.***
