Kritik Pemilukada Lewat Legislatif, AMS Geruduk DPC Demokrat dan Gerindra Sumenep | Kasi-Kabar

FOTO: Zainuddin saat orasi bersama AMS di depan Gedung DPRD Kabupaten Sumenep (Selasa, 13/01/26) (Sumber: mediajatim.com).









Kasi.kabar.com, Sumenep–Gelombang gerakan aliansi mahasiswa Sumenep AMS kembali hadir menggeruduk gedung kantor DPC Demokrat dan berlanjut ke audiensi ke  Fraksi Gerindra pada Selasa (13/01/26). Aksi tersebut menolak wacana Pemilukada tidak langsung yang disepakati oleh  beberapa ketua partai elite politik dan juga didorong oleh presiden Prabowo Subianto.

Massa aksi berangkat dari taman tajamara Sumenep pukul 10.30 menuju ke kantor DPC Demokrat yang berlokasi di desa pabian kecamatan kota Sumenep, kemudian dilanjut ke gedung DPRD Kabupaten Sumenep yang dituju DPC Gerindra.

Koordinator Lapangan (Korlap) Tijanus Zaman menyampaikan, bahwa isu yang diwacanakan oleh pemerintah dan elite partai politik pusat tentang pemilukada yang diambil alih oleh DPRD. Menurutnya kebijakan tersebut butuh kajian secara ilmiah dan melibatkan masyarakat.

“Isu ini diwacanakan ditubuh para ketua elite politik di pusat dan minim partisipasi publik,” ujarnya.

Dia juga menegaskan, bahwa dampak dari adanya Pemilukada tidak langsung dapat mencoreng amanah reformasi dan menyebabkan mundurnya demokrasi. Sebab menurutnya satu satunya yang dimiliki rakyat adalah hak suara dalam menentukan pemimpin di daerah.

“Kami mengajak kepada DPRD Kabupaten khususnya DPC Gerindra dan Demokrat Sumenep untuk satu suara menolak pemilihan secara tidak langsung,” tegasnya.

Zaman sapaan akrabnya menegaskan, kepada semua elemen masyarakat di Sumenep dan dewan legislatif untuk sama-sama satu komando menolak wacana Pemilukada yang dilakukan secara tidak langsung. 

“Jika suara rakyat diwacanakan mau di ambil alih DPRD, maka itu sama saja merampok hak rakyat,” teriaknya.

Sementara itu, Ketua DPC Demokrat Sumenep Indra mengapresiasi gerakan mahasiswa yang menolak isu wacana Pemilukada tidak langsung. Sebab atas dasar tersebut pihaknya mempunyai legitimasi untuk merekomendasikan kepada pimpinan pusat tentang aspirasi dari masyarakat.

“Kami apresiasi gerakan rekan-rekan mahasiswa, dan semua tuntutan akan kami sampaikan kepada pimpinan di pusat,” tegasnya.

Selain itu, Ketua fraksi Gerindra Holik menyampaikan, bahwa semua aspirasi AMS ditampung dan akan disampaikan ke DPP Pusat. Menurutnya aksi AMS menjadi atensi bagi Parpol Gerindra untuk kembali menimbang ulang atas wacana Pemilukada tidak langsung yang beredar di masyarakat.

“Semua tuntutan AMS akan kami sampaikan ke pengurus pusat, karena munculnya wacana Pemilukada secara tidak langsung itu dari pusat,” pungkasnya.


Reporter : Zen
Editor      : Redaksi

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Kritik Pemilukada Lewat Legislatif, AMS Geruduk DPC Demokrat dan Gerindra Sumenep | Kasi-Kabar
  • Kritik Pemilukada Lewat Legislatif, AMS Geruduk DPC Demokrat dan Gerindra Sumenep | Kasi-Kabar
  • Kritik Pemilukada Lewat Legislatif, AMS Geruduk DPC Demokrat dan Gerindra Sumenep | Kasi-Kabar
  • Kritik Pemilukada Lewat Legislatif, AMS Geruduk DPC Demokrat dan Gerindra Sumenep | Kasi-Kabar
  • Kritik Pemilukada Lewat Legislatif, AMS Geruduk DPC Demokrat dan Gerindra Sumenep | Kasi-Kabar
  • Kritik Pemilukada Lewat Legislatif, AMS Geruduk DPC Demokrat dan Gerindra Sumenep | Kasi-Kabar
Tutup Iklan
Gambar Banner